cara jadi operator warnet
1 Meminta Ke Operator Warnet Cara ini paling mudah dan paling sering dilakukan oleh kalangan anak SD, Orang Tua dan anak SMP. Kalian cukup datang saja ke warnet dan bilang "Bang mau ngeprint, tolong carikan dan print sekalian". Namun cara ini lebih baik digunakan untuk mengeprint hal yang sederhana bukan untuk mengeprint yang berlembar-lembar.
Setelahkabel LAN dicabut, kita tunggu beberapa saat; kemudian klik tombol "Admin" > ketikkan passwordnya (008) > "OK". Akan muncul sejumlah tombol yang merupakan hak Admin, klik "Exit Client and Password". Akan tampil lagi kotak password seperti dibawah ini: Ketikkan "008" (tanpa tanda kutip) > "OK". Dan terakhir muncul tampilan seperti dibawah
Pakaiapalikasi ini untuk membuka fitur-fitur seperti: Run,Control Panel,Menu File Explorer,Cmd Prompt yang di block oleh operator warnet. Caranya saat sudah masuk ke aplikasi. klik fitur yang terdapat tanda centang, itu berarti fitur tersebut sedang di block dan apabila menghilangkan centang berarti kita meng unblock fitur tersebut.
Carasukses tanpa MODAL 100% GRATIS!! Siapapun bisa sukses tanpa MODAL Peluang bisnis tanpa KERJA , tanpa RESIKO #1 Pendaftaran dan verifikasi akun via SMS Silahkan Daftar Disini : IndoBoClub menggunakan Auto Sponsor Engine (ASE) Yang otomatis mencarikan anda 5 downline #2
ApaYang Harus di Kerjakan Operator Warnet ? 1. PEMELIHARAAN WARNET DAN RUANG TUNGGU: Warnet dibersihkan pada akhir jam operasi, dengan mengelap lantai, bersihkan 2. PEMELIHARAAN TOILET / WC : toilet dibersihkan setiap pagi sebelum dimulainya jam operasi, dengan menyikat closet, 3.
Site De Rencontre Arabe 100 Gratuit.
5. Pecandu Judi Online Kalo yang ini pelanggan gue yang hobinya main permainan Judi Online, seperti parley skor bola atau poker online perbayar *Judi tet menjanjikan kemenangan Dan kekayaan *Roma Irama. itu kata mereka ya. Saat kerja diwarnet ini lah gue baru tau ada namanya Judi online. Yah mau gimana lagi namanya juga pelanggan. 6. Pecandu Film Panas Yang terakhir yaitu orang yang datang ke warnet hanya untuk download Dan nonton film-film panas. Film panas Film yang di bakar di kompor. Tidak perlu di jelasin lah ya, apa itu film panas udah gede juga. Biasanya mereka datangnya agak malam ke warnet. Tipe yang kayak gini ne ya, gue sering kerjain di warnet. Kan billing komputer pelanggan bisa di kontrol di operator atau server, jadi ketika beliau main atau membuka situs yang mengarah ke hal tersebut, gue sering tutup atau blok brosernya, supaya dia tidak nonton gituan lagi. Haha isengnya gue. Next... Dalam sebuah pekerjaan pasti ada namanya suka dukanya, nahh berikut ini suka duka gue selama bekerja di warnet. Sukanya yang pertama alhamdulillah ne ya, gue dapat Boss atau pemilik warnet yang baik, tidak pernah marah Dan ngertilah keaadaan karyawannya. Kalau ditanyak Kerja di warnet itu menguntungkan atau tidak. Kalau gue sih menguntungkan, walaupun gajinya ya tidak terlalu besar seperti orang - orang yang kerjanya di kantoran. Menguntungkanya menurut gue, yaitu kita dapat main internet gratis sepuasnya, dapat memainkan game-game online sesuka hati. Dan kebetulan saat itu gue lagi kuliah, jadi gue dapat mencari bahan-bahan kuliah dengan mudahan, di warnet tersebut. Yeah berhubung internet dan kertas print gratis. Kemudian untuk penghasilan tambahan yaitu ada pelanggan yang menyuruh kita untuk mengetik Surat beliau dan orang tersebut mengupah kita atau seorang ayah yang membawa anaknya, meminta tolong untuk dicarikan tugas untuk anaknya. Nahh kalau ini banyak yang curhat ke gue, *lah curhat mama dedeh kali, ini serius. Seorang ayah tersebut bicara ke gue, dia bilang gini " masak ya dek masih SD Pekerjaan Rumahnya PR susah dicari, di suruh carik di internet, kan bingung saya bantuin kerjain PRnya." Nah loh Ini dia. Menurut gue sih setiap guru pasti punya alasannya tersendiri, kenapa menyuruh anak SD untuk cari tugas di internet. Nahh seharusnya disini guru tsb harus tau bahwa tidak semua orang bisa menggunakan internet. OK kalau orangtuanya mampu, pasti dia bisa membantu anaknya dan bahkan memberikan sekalian mengajarkan anaknya bagaimana cara memainkan internet. Gimana kalo sebaliknya orang tua yang tidak mampu ke warnet atau bahkan tidak ngerti internet sama sekali. Disini mudahan buat guru - guru yang ada disana, dimanapun kalian berada, jika kalian ingin memberikan tugas atau PR cobalah kalian perhatikan Dari sisi lain, apakah semua anak mampu dan dapat mengakses itu semua. Yahh dijaman gue sekolah dulu kelas 1 SMA baru mengenal Internet. Tugas-tugas sekarang anak SD sudah disuruh cari bahan di internet Waw luar biasa. Entahlah... Lanjut, sukanya lagi banyak bertemu orang, banyak mengetahui karakter orang yang main warnet, yang telah gue jelasin diatas tadi. Saat kerja di warnet ini gue juga dapat banyak ilmu lohh, salah satunya gue mengerti sedikit tentang software di komputer maupun HP dan gue dapat tau nama, fungsi dan tempat letak perangkat komputer, seperti Motherboard, RAM, Harddisk Dan teman-temannya. Setelah sukanya, sekarang tentang Dukanya. Dukanya disini yaitu hal yang tidak menyenangkan saat bekerja diwarnet yang pertama karena gue dapat shift malam, jadi baleknya tidak tentu, gue jadi jarang tidur tepat waktu, gue bisa balek tengah malam, ataupun sampai subuh. Melayani para gammers pasti baleknya malam terus, tunggu mereka selesai main baru gue tutup warnetnya. Apalagi pas balek hampir subuh, besoknya ada kuliah kelas pagi. Waauu, rasanya ingin bawa bantal ke kampus, lanjut tidur disana. Kedua, harus meladeni pelanggan yang songong. Yaah pastilah ada aja orang yang kayak gini, ada yang sudah main tapi tak mau bayar, ngutang tapi entah kapan mau dibayarnya, alasannya uang ketinggalanlah atau sebagainya. Ketiga meladeni gammers bocah yang juga telah gue jelasin diatas, bocah bising saat main game, yang main satu yang nonton satu RT, bocah degil yang masih menggunakan seragam Sekolah sambil merokok di warnet. Aduh buset dahh, di jaman gue neh iya merokok itu sembunyi-sembunyi dihutan atau di rumah kosong biar tidak ketahuan. Anak sekarang udah berani merokok depan umum. Apa kata dunia,?? Keunikan yang gue temui selama bekerja diwarnet, neh iyah pelanggan gue kan bermacam-macam karakternya, seperti yang sudah gue jelasin diatas tadi. Tapi ini ada hal yang unik menurut gue. Para pelanggan gue biasanya berusia antara delapan tahun sampai tiga puluhan lah ya. Tapi ini ada seorang kakek yang kisaran umur 50 tahun lebih, lah iya gue lupa lagi menanyakan umur dan namanya siapa, sebut aja si kakek ini dengan sebutan kakek yoii. Beliau ini pertama Kali datang kewarnet gue, yaelah warnet gue, warnet yang gue jaga, kakek yoii tersebut datang bersama dengan anaknya yang sekitaran umur 30an lah, Kalau anaknya sih sudah biasa main di warnet tempat gue. si kakek tersebut datang menghampiri gue, lalu sikakek yoii tsb bilang gini ke gue. Kakek Yoii, " Nak Saya Mau Nonton Wayang Kulit " Aduhh awalnya gue kaget saat kakek yoii tanyakin kayak gitu ke gue. Inikan warnet, bukan pentas wayang kulit. lalu selang beberapa detik anak si kakek yoii datang menghampiri gue, mereka saat itu main 2 dua meja-Komputer. jadi agak berjahuan lokasi komputernya, Maksut bapak saya gini mas, kata si anaknya. Nonton wayang kulitnya di YouTube. Ohh begono toh, gue baru tau youtube bisa nonton wayang kulit, jaman udah makin maju aja, lalu anak kakek yoii membuka YouTube Dan menyetel film pegelaran wayang kulit tersebut, lalu sikakek yoii tersebut menonton rekaman wayang tersebut dengan seriusnya. Kemudian, gue menghampiri meja atau komputer sikakek yoii tersebut. kami sedikit berbincang-bincang, yahh basa-basi lah sama pelanggan. Kakek yoii tersebut lalu bilang kayak gini ke gue, pertunjukan rekaman wayang kulit ini ada di depan rumah saya lohh nak, rumah saya yang di jawa, orang-orangnya pun saya kenal. Owwh Mungkin kakek yoii ini kangen sama kampung halamanya, dan mungkin wayang kulit ini untuk mengenang kampung halamanya. đ *jadi terharu Dan ketika kakek itu datang lagi, gue langsung ngerti tujuan kedatangan kakek tersebut. Main warnet ya kek, wayang kulit biasa kan. Yoii kata si kakek tsb. Dan terakhir, dari kerja diwarnet inilah gue mulai mengenal yang namanya Blog, yahh awalnya gue suntukkan di warnet, brosingan terus, buka sosial media, buka youtube, main game, untungnya disini gue bukan gammers iya, yang bisa duduk berjam-jam di depan komputer. Jadinya gue sering baca blog orang, sampai akhirnya gue tertarik dengan yang namanya Blog. Lalu gue memulai dan mencoba membuat sebuah blog Dari modal sistem pencarian google, Disinilah gue mulai mencari tau dan berselancar di internet, apa itu blog. Bagai mana cara membuat blog, bagaimana cara mendesain blog yang benar, bagaimana blog kita bisa dikunjungi orang, gue mencari tau dan mencoba membuat blog sampai blog yang sekarang gue pakai untuk nulis artikel ini.
Gabung KomunitasYuk gabung komunitas {{forum_name}} dulu supaya bisa kasih cendol, komentar dan hal seru budaya disini emang musti sertakan tanda bukti no-repost, oke! berhubung ini curhatan gue sendiri yang nulis, nggak mungkin gue repost lah ckck.... tapi berikut buktinya Spoiler for bukti QuoteWARNING!!!Sebelom lo lo pada baca thread gue, yang gue bahas disini INTERNET CAFE, bukan GAME-NET! Warnet tempat gue kerja cuma menyediakan browser, Ms. Office, berbagai folder multimedia dan mentahan software untuk di copy, bukan warnet yang bisa ngasal nginstall berbagai macem software di bilik serta game - game yang menimbulkan kegaduhan, bahkan warnet kita nggak ada terinstall game PC HD maupun online. Jadi Sekali lagi, ini warnet mewah yang disebut Internet Cafe yang punya sistem waiting list dan bilik akan selalu rapi dan bersih yang terstruktur dan bukan warnet pake basa basi nggak nih? Gue cuma mau sedikit curhat aja sih, kebetulan ini sedikit pengalaman gue juga selama gue kerja jadi Operator warnet, eh tapi bukan warnet juga, kurang mewah namanya... selama gue jadi Operator Internet Cafe! Ya itu maksudnya! Nggak gampang sebenernya kalo lo jadi Operator, sebenernya Operator apapun sih yang kerjanya itu menangani orang banyak yang jadi customer/user kita. Berhubung gue ini operator internet cafe, jadi gue share pengalaman gue seputaran itu aja. Juni 2014, awal gue pertama kali jadi Operator. Dengan berbagai macam pelatihan dari pelatihan make up agar terlihat segar dimata customer dan pelatihan teknis guna membantu customer perihal software maupun hardware PC. Memang sebelumnya pun pada saat pendaftaran kita diwajibkan mengisi keterampilan masing - masing di bidang komputer. Penyisihan operatornya pun tak bisa dibilang gampang meskipun ini hanya untuk sebuah part time. Lo harus isi formulir yang udah lo beli di warnet - warnet yang bersangkutan, terus abis itu lo dipanggil buat memulai perjalanan lo menuju diterima atau nggak nya jadi Operator disini. Gamau spoiler ya, lu lu pada coba aja sendiri kalo pas waktunya ada pendaftaran di sini... Gaperlu gue kasih scene satu sampe sekian ratus, langsung ke inti dimana gue kudu curhat soal customer/user nya. Pertama kali gue kerja disini, gue kira say hi ke user dengan senyum itu adalah hal yang sangat mudah, ternyata susah banget! Lo bakal nemu moment dimana lo kudu sabar banget ngadepin beberapa user yang sifatnya nyebelin banget. Berikut tipe - tipe user menurut pengalaman gue 1. GreetingQuote Spoiler for greeting Jadi setiap gue greeting, gue ketemu sama user yang bales greeting gue, ada juga yang masuk area warnet dan mengabaikan greeting gue dan langsung nanya âAntri berapa mas?â biasanya gue udah ngitung duluan sebelom ada user kayak gini dateng, jadi gue langsung bilang aja âNo smoking area nya 21 orang, smoking area nya 25 orang, gimana mas? Mau coba antri?â ADA sih yang bilang âyaudah tulis aja namakuâ, ADA juga yang langsung pergi tanpa pamit atau aba â aba apapun. âSelamat pagi kak, silahkan.â Dengan lantang dan pede gue selalu nyapa user dengan kalimat itu. âPagi mas, ada yang kosong?â dan pasti selalu ada pertanyaan ini di sebagian besar pertanyaan user pertama kali. Tapi terkadang hal itu keliatan bego kalo user nanya kayak gitu sementara pas doi masuk area warnet jelas keliatan ada banyak yang antri bahkan ada yang ngantri sambil berdiri saking keabisan kursi tunggu nya. Setiap abis ditanya kayak gitu, gue biasanya langsung jawab âAda yang kosong kakâŠâ kalo itu ada yang kosong, kalo pas ada yang antri âAntri kak, mau yang smoking atau no smoking room?â Beberapa user biasanya nanya ruangan yang mau dia pake, gue seneng user yang kayak gini, tapi ga jarang juga ada yang nanya âdua duanya antri berapa mas?â dan sebelom gue ngitung ampe kelar doi ngomong lagi, nyelak omongan gue dan bilang âyaudah mas antriin dua duanya aja.â Dalem ati gue KAMPRET! Gue belom kelar ngitung woi!â 2. Tanya BilikQuote Spoiler for tanya bilik Biasanya kalo pas lagi sepi, pasti gue langsung kasih bilik secara random ke user, cukup Tanya âMau akses di smoking area atau yang no kak?â kalo user normal dan nggak nyebelin sih jawab âYang smoking mas/ Yang no smoking mas.â Nah abis itu baru gue kasih bilik yang kosong. Kalo usernya yang nyebelin beda lagi, ada beberapa jenis user yang annoying soal beginian, ada yang masuk area warnet terus nyelonong masuk bilik yang kosong, kalo udah gini gue LOCK semua billingnya biar doi nggak bisa login, beberapa menit kemudian pasti doi jalan menuju operator dan bilang âMas kok nomer ini nggak bisa masuk ya?â Otomatis pasti gue jawab âMas nya tadi masuk lapor kita nggak mas?â abis itu doi pasti bales ânggak masâ, kadang ada yang lebih nyebelin balesnya âemang harus ngomong dulu mas? Kan sepi nggak ada yang ngantriâ. Kalo yang cuma jawab nggak doang kita langsung ngelanjutin âlaen kali masuk area warnet lapor kita dulu ya kak, tolong hargai kita sebagai operatorâ, nah kalo yang jawabnya nyebelin kayak tadi, kita lanjut âPeraturan kita disini mau sepi mau rame harus lapor kita, gimana mas? Mau masuk smoking atau no?â Kalo udah nyerah doi jawab area yang doi pengen dan kita pasti kasih nomer bilik yang beda dari bilik yang mau dia pake, pokoknya biar terkesan dan emang kita yang seharusnya nentuin bilik bukan user. Tapi ada juga yang nggak terima dengan jawaban gue dan bales lagi âYaelah mas ribet banget sih!â, kalo udah gini dan kalo pas mood lagi jelek gue pasti jawab âYa kalo masnya mau yang nggak ribet silahkan cari warnet lain, disini ada peraturan yang harus diikuti.â Itu baru bagian yang nyelonongnya. Ditahap yang ini, ini bagian yang bikin operator mikir keras, soalnya ada user yang minta macem â macem entah yang pengen deket AC lah, yang pengen di area sebelah utara lah, ada yang pengennya cuma di bilik itu itu aja, âmas bilik nomer 22 kosong nggak?â spontan gue ngebatin âbeh, berasa bilik itu khusus buat lu ape?â. Kalo pas gue lagi baik sih gue jawab âkosong kakâ atau kalo pas emang ada orangnya gue jawab âudah dipake kakâ. Tapi kalo pas gue lagi males ngurusin yang beginian gue langsung jawab aja âada yang pake mas, VIP MEMBER!â berhubung warnet gue ada system member VIP yang bentuknya reservasi lewat SMS terus di loginin sama operator kalo ada bilik kosong, itu jadi senjata gue buat user â user rese yang kayak gini. 3. User gaptek tapi ngatain operator yang gaptekQuote Spoiler for user gaptek sotoy NAH! NAHINI! NAH INI! Jadi kita itu udah di training teknis untuk nanganin segala trouble teknis yang ada di TKP ditengah â tengah jalannya shift, terutama setiap bulan pasti ada evaluasi mengenai trouble teknis baik hardware di PC maupun software nya. Otomatis dong kita tau, tapi ada user yang sok tau! Padahal gue nyebut kata âDeepFreezeâ aja doi langsung plonga plongo kayak orang bego mikir keras deepfreeze itu apaan?â âMas, ini kok harddisk saya nggak masuk sih?â âSebentar ya kak kita coba dulu,â kalo pertanyaan kayak gini udah pasti gue langsung coba di PC biliknya, kalo beneran gabisa langsung gue coba di PC meja kerja. Beberapa kemungkinan sebagai jawaban udah gue simpen dan gue tau trouble nya itu dimana, biasanya kalo emang nggak kebaca di PC manapun pasti gue jawab, âMaaf kak, sepertnya HDD masnya versi terbaru yang memungkinkan nggak kompatibel sama PC kami, atau memang di PC kami HDD masnya cuma kebaca kabel sama cashing nya aja, tapi isi HDD nya nggak mas.â Kalo untuk user gaptek yang nurut sih pasti jawabnya⊠âOh gitu ya mas, pantesan soalnya di laptop saya kebaca⊠yaudah makasih ya mas.â Sementara kalo yang udah gaptek tapi sok tau pasti jawabnya, âNggak kebaca apa masnya nggak bisa? Bilang aja kalo nggak bisa!â dan kalimat itu KAMPRET BANGET! Ya kalo elu bisa ngapain nanya kita? Coba elu praktekin yang bener kenapa?! Ada lagi user yang sok tau mengenai harga cafĂ© yang ada. Dari waktu ke waktu pasti lah harga cafĂ© bakal update dan dipastikan harga naik turun, dan perubahan harga itu ya udah sewajarnya buat menyesuaikan harga yang ada diluar sana, apalagi di penyedia layanan yang mewah udah pasti harga mewah pun adalah hal yang wajar. âMas, emang white coffee harganya berapa?â âSekarang enam ribu rupiah kak harganya.â âLoh! Kemaren gue beli harganya tiga ribu kok tiba â tiba naek?â âYa baru aja semalem naek harganya kak, sudah diatur dari pihak cafĂ© nya, kita hanya bertugas menjual saja.â Kalo user yang pasrah pasti bakal meng-oke-kan dan memakluminya atau meng-iya-kan dan besoknya nggak beli cafĂ© lagi wkwk tapi kalo yang sok tau pasti bakal lanjut ngejawab lagi, âKok gitu sih! Dimana â mana harga nggak mungkin naek segitu, boong banget sih! Kecewa gue!â DUHDEK! Gue langsung ngebatin âalamak, elu itu user bukan divisi cafĂ© yang nentuin harga cafĂ© disini woi!â Semua itu adalah hal yang lumrah karena banyak yang kayak gitu disini, tapi ada user â user langka yang tema sok tau nya langka, yaitu soal waiting list. Jelas kita bikin system waiting list ngebedain user yang antri di smoking area dan no smoking area, jelas keliatan jumlah user yang muncul dan dipanggil kalo yang off di area yang mereka pilih. Tapi ada, ADA yang sok tau dan ngecampur itu antrian, semua user yang keluar dia itung sebagai user yang keluar dari area yang dia pengen. âMas, aku udah antri daritadi kok ga dipanggil sih?â âLoh kan masnya ngantri di no smoking, daritadi yang keluar itu yang dari smoking area mas.â âWah nggak bener nih, aku udah itung antrianku ke 10, yang keluar udah lebih dari 10 orang! Masa saya dilewatin!â Kalo udah kayak gitu emosi pasti muncul, apalagi kalo udah dikasi tau berkali â kali malah ngeyel, jelas langsung semprot aja, âMas, masnya baca ya! Ini nama masnya di NO SMOKING AREA, yang off tadi kan dari SMOKING AREA, nah yang dipanggil nih yang udah saya coret, yang dari SMOKING AREA semua, bahkan sebelum masnya juga belom kita panggil nih mas LIAT MAS! Yang tau jumlah antrian dan waktunya mas dipanggil itu kita, bukan masnya. Kalo masnya nggak mau diatur yaudah mas cari warnet lain aja.â Kalo udah gitu kadang ada yang tetep antri dengan muka malu merah padam, kadang ada yang malu dan mempertahankan gengsi dengan ngedumel gajelas suaranya sambil berlalu pergi keluar meninggalkan antriannya. Sementara itu udah pasti user lain yang ngeliat langsung melunak dan pada nggak sok tau. 4. USER PREMANQuote Spoiler for preman Udah hampir bagian puncak nih⊠Jadi, kita disini udah ngejelasin kan kalo ada peraturan â peraturan baik yang nggak tertulis maupun yang tertulis besar dan ditempel di dalem bilik, di WC, bahkan diluar area warnet. Baik yang dilarang membawa makanan dari luar, dilarang melakukan perbuatan mesum sampe yang satu ini yang sering bikin gedeg yaitu ANDA MEMASUKI AREA NO SMOKING, ANDA WAJIB MEMATIKAN ROKOK ANDA DARI SINIâ. Tapi ya ada juga, ADA yang udah baca, bahkan user langganan yang mengabaikan itu, kalo udah gitu gue pasti langsung tegur, âmaaf kak, bisa matikan dulu rokoknya diluar?â Kalo user yang nurut ya jawab âOh iya mas maaf.â dan sebelom mulai masukin nama ke antriannya doi pasti keluar matiin rokoknya dan masuk lagi buat ngantri. Tapi kalo user yang PREMANâ ini yang susah dibilangin beda lagi ceritanya. âBentar doang mas masukin nama terus keluar lagi ngabisin rokokâ, atau âTinggal bayar doang ini mas terus keluar kok,â atau lagi âYaelah mas Cuma bentar doang juga!â ORZ! Yang kita maksud bukan masalah bentarnya, tapi asep rokoknya yang keluar dari rokok maupun mulut yang abis ditiup itu yang bakal nyebar dalam hitungan detik dan baunya pasti juga nyebar, buat yang nggak peka sama bau rokoknya dan nggak masalah sama bau rokoknya sih fine fine aja. Tapi! Banyak user milih no smoking area dan rela antri di no smoking karena nggak kuat sama rokoknya, kalo udah nggak kuat otomatis pasti peka lah mereka. Kalo udah yang kayak gini kejadian, susah deh buat dibilangin. Termasuk user yang sok kenal dan sok deket sama operator, itu lebih parah lagi, sampe masuk ke area operator yang seharusnya user nggak boleh masuk, terutama ikut ngejualin atau menghalangi user yang mau bayar atau ngantri dengan dia yang bediri di depan area operator sambil ngobrol kenceng. Padahal ya udah jelas tertera di bilik âDILARANG BERSUARA KERAS ATAU MENGGANGGU USER LAIN DENGAN SEGALA HAL YANG BERSIFAT GADUHâ. Nggak mungkin lah akses selama sejam atau lebih nggak ngebaca peringatan itu. Kesel kan?! 5. Ninggal jaminan atau KaburQuote Spoiler for DPO Kalo cuma sekedar ninggal bilik untuk makan atau ke ATM dengan meninggalkan jaminan atau minjem card reader/kabel data dengan meninggalkan jaminan yang berharga sih oke. Itu OKE! NGGAK APA - APA! RAPOPO! Tapi kalo yang minjem card reader/ kabel data pake KTP lama atau pake kartu pengenal berupa kartu ATM itu butuh diwaspadai, apalagi ninggal bilik dengan jaminan KTP sementara aksesnya doi udah hampir 50rb. Kan itu apa banget! Emang KTP bisa di tahan dan di uangkan seharga berapa? Bikin KTP aja cuma 5rb, terus bikin kartu ATM lagi aja cuma dipotong 10rb dari tabungan yang dimiliki! âKak, nggak ada barang berharga seperti SIM/STNK/Kunci motor/ HP atau Harddisk atau benda berharga lainnya?â âDuh mas takut banget kalo ilang!â Nah ini! Kalo semua user kelakuannya oke sih kita bakal oke juga, tapi udah ada pengalaman dan nggak cuma sekali atau dua kali kecolongan, ya untuk antisipasi kita terapkan yang ditinggal itu barang berharga lah⊠pengen banget gue bales âDuh mas, takut banget barang berharganya ilang atau kita rusakin!â tapi kan ya nggak sopan. Kalo udah gitu ya apa dikata, kejar terus aja dengan penegasan bahwa âSudah peraturan kita seperti itu.â Kalo user yang bener ya biasanya langsung nurut dan pada akhirnya sama â sama nyaman kan? Lha kalo nggak pake jaminan nggak jarang user keluar âMas mau kedepan bentar.â Bentarnya itu lho, ampe nggak balik â balik sedangkan billingnya tetep jalan, kan kita yang rugi. Orang kerja mana ada yang mau dapet rugi, ya kan? Gue nggak abis pikir sama customer/user yang bukan maen negatifnya bikin pikiran kotor sejauh itu, tapi ya apa boleh buat, itu semua demi kedisiplinan, gue yang sebagai operator harus tetep tegas dan tetep tenang ngadepin segala jenis user. Eits! Tapi jangan serta merta nelen ini curhatan gue mentah â mentah, cari hal baiknya, nggak semua user kayak gini, mayoritas user itu bisa diatur, mau ikutin sign yang ada dan berkelakuan baik serta menyenangkan. Semua kembali ke elu yang menangani mereka kayak gimana. Ada waktunya lunak, ada waktunya tegas. Itu yang gue pikirin, ini juga bisa ngebantu kalo elu bakal daftar kerja di tempat yang pada akhirnya berhadapan dengan customer lagi, entah di bank atau di tempat yang lain. Ini juga belom seberapa, mungkin gue bakal curhat lagi dengan ngepost curhatan gue yang laen tentang customer/user di tempat gue kerja. Jadi, kalo ada pikiran untuk komentar ya monggo aja, tapi sekali lagi ini cuma curhatan gue, karangan panjang berdasarkan pengalaman yang mungkin bisa jadi pengalaman kalian yang entah bakal melakukan cara yang lain untuk menangani user yang sedemikian rupa bentuk dan sifatnya. Gue ga bisa mention nama tempat gue kerja, no mention aja deh, yang kepo cari sendiri aja kalo mau share juga boleh lho gue taro di pejwan yang punya cerita menarik buat kalian sbagai operator warnet Source My Latest Post 18-01-2015 1916 Kaskus Addict Posts 2,775 PENGALAMAN USER KASKUS YANG JADI OPERATOR WARNET JUGA Spoiler for 1 QuoteOriginal Posted By lovetimenotâșseperti nya pengalaman ts sama seperti yg ku alami sekarang tentang seorang operator warnet well. kalo ditempat ane warnet lumayan elit gan,diperumahan lantai 1 = 24 pc, lantai 2 dan 3 tempat kamar tidur,ruang tamu,dll disini bebas smoking,aktif 24 jam,tapi dilarang buka situs porno, pokok nya warnet nya aman,wangi,bersih,dan nyaman sistem billing pakai member habis isi ulang 4 jam = 8 jam = 20 jam = saya jadi seorang op warnet uda beranjak 4 - 5 tahun gan, apapun masalah dengan user, pasti kita uda paham mau itu user yg baik,kreak,sok preman,sering nembak biling,tapi saya tetap bersabar menjalani dan melayani user seperti itu karna bagi saya itu hanya masalah kecil dan senyum lah yg paling utama kita terhadap user. mau cewe ataupun cowo alhamdulilah sampai sekarang ane belum pernah ada masalah sama user disini. semua damai dan tentram.. emang terkadang buat naik darah juga, seperti biasa kita layani, bang teh botol 1,rokok sbungkus bg,bg tambah billingku bg semua perkataan user selalu kita turuti.. tiba waktu pembayaran, eh kimak user tersebut kabor dicuri mahkluk gaib siapa coba yg gak emosi dibuat user bjngan seperti itu. tapi semua itu tergantung kita nya, tetap bersabar,jujur,senyum, yg paling penting terhadap pelanggan maupun pemiliknya. pekerjaan seorang op warnet memang harus gitu well, untuk sekarang saya masi menjalani nya, walau terkadang bosan,jenuh,bingung,kesal,marah,jomblo lagi. bruakaaa tapi saya senang dan bersyukur dalam menjalani hidup ini. dan tak lupa juga saya setiap ada waktu luang,,saya menjalani ibadah sholat,ngaji,berdoa terus berdoa. dari tahun 2011 sampe sekarang hidup saya pulang kerumah, emang sih .. alhamdullilah sampai sekarang masi ada kedua orang tua saya, tapi saya tidak pernah sekali pun untuk menyusahkan mereka atau pun meminta uang jajan dari mereka, ya itu pun karna waktu sekola tamat SMA, uda jarang minta uang jajan atau apa lah itu.. karna saya tahu, org tua saya susah, ngapain lagi saya membuat makin susah kalo dibilang perjuangan hidup ane, bisa dikatakan seorang yg masih ingin sesuatu keinginan nya terwujud. mudahÂČan yg maha kuasa allah swt, membimbingku dan mengajari ku arti seorang yg sabaar,tabah,tawakal,dan bersyukur. nikmati waktu yg terus berputar,ini kehendakmu,ini takdir yg harus aku jalani, terima dengan ikhlas maaf gan kalo curhatan saya terlalu panjang Spoiler for 2 QuoteOriginal Posted By z3triâșane kebetulan jd op warnet dr 2005 - 2011 awal gan.. 6 taun bayangin..udah kaya sekolah SD selama 6 taun pindah2 warnet yg paling lama 2 taon.. jadi asik nya jd op warnet di jaman2 segitu..ngalamin masa masa nya mirc - ym fs - fb/twitter xp - vista enak sih banyak ilmu yg d dapet..menyalurkan hoby juga.. kalo masalah user emng variatif, persis yg agan sebutin di atas..mulai dari anak skolah garap tugas yg minta dicariin, ampe maho pun ada.. buat yg bertahan di warnet ampe sekarang salut lah..colek ippien temen net yg masih bertahan.. 18-01-2015 1917 KASKUS Maniac Posts 6,741 Tetap semangat aja gan...... 18-01-2015 1918 Kaskus Addict Posts 2,775 QuoteOriginal Posted By chua84âșTetap semangat aja gan...... semangat buat apa gan? hmm 18-01-2015 1919 Post ini ditandai sebagai spam seperti nya pengalaman ts sama seperti yg ku alami sekarang tentang seorang operator warnet well. kalo ditempat ane warnet lumayan elit gan,diperumahan lantai 1 = 24 pc, lantai 2 dan 3 tempat kamar tidur,ruang tamu,dll disini bebas smoking,aktif 24 jam,tapi dilarang buka situs porno, pokok nya warnet nya aman,wangi,bersih,dan nyaman sistem billing pakai member habis isi ulang 4 jam = 8 jam = 20 jam = saya jadi seorang op warnet uda beranjak 4 - 5 tahun gan, apapun masalah dengan user, pasti kita uda paham mau itu user yg baik,kreak,sok preman,sering nembak biling,tapi saya tetap bersabar menjalani dan melayani user seperti itu karna bagi saya itu hanya masalah kecil dan senyum lah yg paling utama kita terhadap user. mau cewe ataupun cowo alhamdulilah sampai sekarang ane belum pernah ada masalah sama user disini. semua damai dan tentram.. emang terkadang buat naik darah juga, seperti biasa kita layani, bang teh botol 1,rokok sbungkus bg,bg tambah billingku bg semua perkataan user selalu kita turuti.. tiba waktu pembayaran, eh kimak user tersebut kabor dicuri mahkluk gaib siapa coba yg gak emosi dibuat user bjngan seperti itu. tapi semua itu tergantung kita nya, tetap bersabar,jujur,senyum, yg paling penting terhadap pelanggan maupun pemiliknya. pekerjaan seorang op warnet memang harus gitu well, untuk sekarang saya masi menjalani nya, walau terkadang bosan,jenuh,bingung,kesal,marah,jomblo lagi. bruakaaa tapi saya senang dan bersyukur dalam menjalani hidup ini. dan tak lupa juga saya setiap ada waktu luang,,saya menjalani ibadah sholat,ngaji,berdoa terus berdoa. dari tahun 2011 sampe sekarang hidup saya pulang kerumah, emang sih .. alhamdullilah sampai sekarang masi ada kedua orang tua saya, tapi saya tidak pernah sekali pun untuk menyusahkan mereka atau pun meminta uang jajan dari mereka, ya itu pun karna waktu sekola tamat SMA, uda jarang minta uang jajan atau apa lah itu.. karna saya tahu, org tua saya susah, ngapain lagi saya membuat makin susah kalo dibilang perjuangan hidup ane, bisa dikatakan seorang yg masih ingin sesuatu keinginan nya terwujud. mudahÂČan yg maha kuasa allah swt, membimbingku dan mengajari ku arti seorang yg sabaar,tabah,tawakal,dan bersyukur. nikmati waktu yg terus berputar,ini kehendakmu,ini takdir yg harus aku jalani, terima dengan ikhlas maaf gan kalo curhatan saya terlalu panjang 18-01-2015 2050 Kaskus Addict Posts 1,440 ane pernah tuh gegara ngantuk, sampe lupa antri smoking atau no smoking. nah disebelah ane udah dipanggil padahal dia masuk belakangan, ane protes karena biasanya ane di no smoking area soal nya gak betah juga di smoking kalo kelamaan. gara" ngantuk jadi gak fokus, sampe mas"nya yang jaga minta maaf trus masukin ane ke smoking. nah pas udah masuk ane baru sadar tuh kalo ane yang salah. akhir nya ane keluar bayar buru" dan gak pernah ke warnet itu lagi soal nya bukan langganan situ juga sih mau minta maaf malu juga soal nya waktu itu rame 18-01-2015 2205 Kaskus Addict Posts 1,440 ane pernah tuh gegara ngantuk, sampe lupa antri smoking atau no smoking. nah disebelah ane udah dipanggil padahal dia masuk belakangan, ane protes karena biasanya ane di no smoking area soal nya gak betah juga di smoking kalo kelamaan. gara" ngantuk jadi gak fokus, sampe mas"nya yang jaga minta maaf trus masukin ane ke smoking. nah pas udah masuk ane baru sadar tuh kalo ane yang salah. akhir nya ane keluar bayar buru" dan gak pernah ke warnet itu lagi soal nya bukan langganan situ juga sih mau minta maaf malu juga soal nya waktu itu rame 18-01-2015 2208 wah, tetap semangat gan meskipun banyak orang2 seperti itu... 18-01-2015 2214 Kaskus Addict Posts 2,907 senasib gan...dari taon 2000 kerja pertama kali jadi operator sekarang kembali jadi operator juga..tp dinikmati saja dengan berbagai macam user dari yg masih usia balita sampe yg sudah manula 18-01-2015 2227 Wah berat juga ya gan jadi OP warnet baru tau ane. Untung selama ini kalo ke warnet ane selalu baik hati dan tidak sombong jadi tidak merepotkan orang-orang yang seprofesi sama agan 18-01-2015 2238 Balada sang operator warnet nih judulx hehehehe 18-01-2015 2329 Kaskus Addict Posts 2,158 Di warnet lo tong ada bilik esek2 buat anak2 ababil gak tong ?? ou iyah kalau gw pikir2 warnet bentar lagi nasibnya bakal sama kayak wartel 18-01-2015 2355 Kaskus Addict Posts 1,956 Suka duka jadi operator warnet gan 19-01-2015 0000 yahhh udah jadi resiko sih ya d jalani aja sih boy udah bagian dari pekerjaan 19-01-2015 0003 Kaskus Addict Posts 1,981 Ane juga loh pernah jadi op warnet. Gw cewe dan 2 op lainnya cowo dan mayoritas yang dateng juga cowo greget ga tuh wahaha 19-01-2015 0006 operator juga manusia....tapi kadang operator juga bukan manusia.... 19-01-2015 0220 KASKUS Maniac Posts 6,152 paling rusuh anak kecil main PB I'm from the village Tumaritis 19-01-2015 0239 Kaskus Addict Posts 1,565 Gw mau agak kepo ah..ni warnet d jogja bukan? Depan amplas? Klo bener warnet paporit gw nih.. 19-01-2015 0319 Kaskus Addict Posts 2,775 QuoteOriginal Posted By lovetimenotâșseperti nya pengalaman ts sama seperti yg ku alami sekarang tentang seorang operator warnet well. kalo ditempat ane warnet lumayan elit gan,diperumahan lantai 1 = 24 pc, lantai 2 dan 3 tempat kamar tidur,ruang tamu,dll disini bebas smoking,aktif 24 jam,tapi dilarang buka situs porno, pokok nya warnet nya aman,wangi,bersih,dan nyaman sistem billing pakai member habis isi ulang 4 jam = 8 jam = 20 jam = saya jadi seorang op warnet uda beranjak 4 - 5 tahun gan, apapun masalah dengan user, pasti kita uda paham mau itu user yg baik,kreak,sok preman,sering nembak biling,tapi saya tetap bersabar menjalani dan melayani user seperti itu karna bagi saya itu hanya masalah kecil dan senyum lah yg paling utama kita terhadap user. mau cewe ataupun cowo alhamdulilah sampai sekarang ane belum pernah ada masalah sama user disini. semua damai dan tentram.. emang terkadang buat naik darah juga, seperti biasa kita layani, bang teh botol 1,rokok sbungkus bg,bg tambah billingku bg semua perkataan user selalu kita turuti.. tiba waktu pembayaran, eh kimak user tersebut kabor dicuri mahkluk gaib siapa coba yg gak emosi dibuat user bjngan seperti itu. tapi semua itu tergantung kita nya, tetap bersabar,jujur,senyum, yg paling penting terhadap pelanggan maupun pemiliknya. pekerjaan seorang op warnet memang harus gitu well, untuk sekarang saya masi menjalani nya, walau terkadang bosan,jenuh,bingung,kesal,marah,jomblo lagi. bruakaaa tapi saya senang dan bersyukur dalam menjalani hidup ini. dan tak lupa juga saya setiap ada waktu luang,,saya menjalani ibadah sholat,ngaji,berdoa terus berdoa. dari tahun 2011 sampe sekarang hidup saya pulang kerumah, emang sih .. alhamdullilah sampai sekarang masi ada kedua orang tua saya, tapi saya tidak pernah sekali pun untuk menyusahkan mereka atau pun meminta uang jajan dari mereka, ya itu pun karna waktu sekola tamat SMA, uda jarang minta uang jajan atau apa lah itu.. karna saya tahu, org tua saya susah, ngapain lagi saya membuat makin susah kalo dibilang perjuangan hidup ane, bisa dikatakan seorang yg masih ingin sesuatu keinginan nya terwujud. mudahÂČan yg maha kuasa allah swt, membimbingku dan mengajari ku arti seorang yg sabaar,tabah,tawakal,dan bersyukur. nikmati waktu yg terus berputar,ini kehendakmu,ini takdir yg harus aku jalani, terima dengan ikhlas maaf gan kalo curhatan saya terlalu panjang Yah kalo udah taunan sih mungkin bisa ngatur emosi sebaik mungkin gan wkwk, kalo di tempat gue bentuk login nya personal dan nggak paket-an, terus beberapa cafe kita yang melayani kayak minuman hangat, untuk makanan berat ada cafe nya sendiri di lantai 2 dan ada spot buat wifi berbayarnya juga, ya bisa dibilang mewah sih dengan harga mahasiswa banget.... semangat ya gan hohoho.... 19-01-2015 0622 Kaskus Addict Posts 2,775 QuoteOriginal Posted By aghabeâșane pernah tuh gegara ngantuk, sampe lupa antri smoking atau no smoking. nah disebelah ane udah dipanggil padahal dia masuk belakangan, ane protes karena biasanya ane di no smoking area soal nya gak betah juga di smoking kalo kelamaan. gara" ngantuk jadi gak fokus, sampe mas"nya yang jaga minta maaf trus masukin ane ke smoking. nah pas udah masuk ane baru sadar tuh kalo ane yang salah. akhir nya ane keluar bayar buru" dan gak pernah ke warnet itu lagi soal nya bukan langganan situ juga sih mau minta maaf malu juga soal nya waktu itu rame Ya ini nih salah satu user yang masuk kategori agak rese dan bakal jadi bahan perbincangan operator, apalagi kalo jadi langganan dan tetep mengutamakan gengsi wkakakak 19-01-2015 0625
Puluhan tahun ke depan, warung internet warnet akan menjadi artefak bersejarah bagi generasi milenial Indonesia. Nilai nostalgia layanan warnet amat tinggi, khususnya untuk mereka yang tumbuh besar sepanjang dekade 90'an maupun awal 2000-an di negara ini. Dari bilik warnetlah, generasi tersebut berjumpa pertama kali dengan nama-nama email alay, gliter dan dekorasi norak di friendster, serta ratusan lembar lirik dan akor gitar siap cetak. Buat sebagian orang lainnya, warnet adalah perjumpaan akil balig pertama mereka dengan⊠pornografi. Yak, tidak salah lagi. Ngapain lagi coba alasan bocah SMP rela berdesak-desakan di bilik sempit awal dekade 2000-an, reputasi warnet lekat dengan remaja tanggung yang gemar bolos sekolah dan bersembunyi di bilik hingga waktu pulang sekolah tiba. Dalam seminggu mesti ada jatah sekali membuka friendster mengecek testimoni, atau jaga-jaga jika ada lagu emo rilisan mungkin kalian mengira semua hal di balik bilik hanya diketahui olehmu atau orang di samping kursi. Kalian salah besar. Ada orang-orang yang kalian lupakan punya andil besar dalam perjumpaan pertamamu dengan budaya internet. Merekalah para administrator pembayaran jasa warnet, atau biasa disebut operator. Ingatlah pada sosok yang siap membantu jika kalian gaptek itu, atau apes-apes tertawa setelah tahu kalian sedang buka apa di mozilla firefox makin pesatnya penetrasi internet lewat ponsel, dan bertambah murahnya jaringan internet rumahan di Tanah Air, bisnis warnet pun ikut lesu. Di kawasan jabodetabek, warnet tinggal melayani game online. Selama masih ada warnet, akan tetap ada pula sosok operator. Nah, ketika warnet masih melayani semua kebutuhan kita internetan, operator merupakan manusia yang sebetulnya selalu mengawasi setiap perilaku pelanggan. Operator tahu persis sisi gelap bisnis penyewaan internetâkhususnya bila warnet tersebut punya bilik tinggi. Satu dekade lalu, warnet berbilik tinggi sih konon bukan buat googling, melainkan untuk meluapkan nafsu lucah pelanggan. Yakali mau pada googling, sementara yang masuk berduaan dan tampak mesra. Barangkali main minesweeper atau ngerjain tugas kuliah bareng, kata orang yang berusaha berpikiran positif. Tapi kok biliknya goyang-goyang?!Nah, sosok yang pantas membicarakan lika-liku profesi operator warnet tak lain dan tak bukan adalah Agus Mulyadi. Blogger yang kalian kenal dengan julukan Agus Magelangan atau Gus Mul ini mencicipi karir cukup panjang di dunia warnet seputaran Yogyakarta dan Magelang. Pemimpin Redaksi situs Mojok yang baru saja merilis buku baru itu masih sangat fasih menceritakan seluk beluk pekerjaannya dia memang cocok untuk kami libatkan sebagai narasumber kolom '10 Pertanyaan Penting' ala VICE. Mulai dari pengalamannya menyaksikan pasangan mesum, apa saja dosa para pelanggan warnet, apa prasyarat jadi operator, serta kecurangan macam apa yang pernah dia lakukan sebagai operator. Semua rahasia diungkap tanpa tedeng cuplikan obrolan kamiVICE Apa alasanmu dulu memilih jadi operator warnet? Agus Mulyadi Mulai 2009 sampai 2014, sekitar empat tahun. Sejak lulus SMA, saya jaga warnet di Jogja. Awalnya di warnet persis depan GOR UNY, terus 2011 itu saya jaga warnet di Magelang. Saya pernah jaga di tiga warnet dalam empat tahun. Sebenarnya murni karena keterpaksaan. Karena pas SMA saya akrab di dunia warnet, karena kalau malam memang saya sering nongkrong di warnet, mulai tahu soal billing. Nah dari situ mulai sama teman saya diminta untuk jaga warnet, jadi keterusan deh. Nah keterpaksaannya, karena saya merasa tidak punya skill lain selain jaga warnet. Karena tubuh saya kecil, kalau disuruh kerja berat enggak bisa. Jadi warnet jadi salah satu pekerjaan yang menjadi masuk akal buat saya. saya merasa itu warnet hidup saya. Ketika warnet tempat bekerja saya yang pertama tutup, saya cari pekerjaan lain ya jaga warnet saja keuntungan yang dimiliki operator warnet? Pertama, seorang operator warnet tahu apa yang dibuka oleh pengguna warnet yang lain. Kalau buat saya pribadi karena dulu masih muda, saya sambil cari tahu facebook pengguna warnet yang cantik-cantik. Kita lihat-lihat gitu mantau mereka lagi buka apa dari komputer operator bisa langsung tahu. Itu sederhana sih tapi buat saya itu menyenangkan banget. Intinya kita punya akses buat lihat mereka pengguna lagi buka apa saja. Program billing, ingat nggak yang ketika orang masuk warnet ada lumba-lumba biru menyebalkan itu? Nah di situ ada menu yang bisa lihat mereka buka apa saja. Sebenarnya melanggar privasi ya. Tapi ya mau gimana lagi, orang ada saja penyalahgunaan kekuasaan yang bisa dilakukan operator warnet? Saya pernah jaga warnet yang ownernya kurang peduli dengan data dan rekap keuangan. Saya dulu memang anak nakal, jadi tahu password administrator juga. Kadang saya main curang. Misalnya ada orang yang main, nah itu tagihannya kita kosongkan, jadi pas pelanggan bayar, uangnya masuk ke kantong kita. Misalnya tagihan buat si pengguna Rp4000 nih, nah yang kita masukkan pembukuan cuma sementara buat kita. Pernah juga kayak gitu. Kalau di warnet pertama saya enggak berani dan enggak tahu passowordnya dan yang punya tetangga saya jadi enggak enak. Kalau di warnet kedua, berani karena memang teman saya yang jaga warnet sebelumnya melakukannya. Saya pengin dokumenter VICE mengenai desa yang sanggup menghasilkan ratusan judul film independen dan kini dikenal berkat julukan wakaliwoodSeperti apa sih alur kerja operator warnet dari awal sampai pulang? Ya dari buka warnet, terus kita bersihkan bilik-bilik dari sampah, abu rokok, dan lainnya. Lalu pastikan bahwa komputer klien bisa digunakan dengan baik. Sambil nunggu orang datang ya cuma duduk-duduk aja di meja. Pekerjaan yang sebenarnya membosankan sekali. Paling diisi nonton film, youtube-an, facebook-an. Standar saja jenis-jenis pengguna warnet yang menyebalkan? Beberapa diantaranya itu adalah, pertama, orang yang baru sampai warnet tapi dia langsung buka tabs banyak banget dan bikin komputer yang lain jadi lemot internetnya. Beberapa tabs yang isinya youtube semua yang bikin lemot. Kalau begitu, biasanya saya aktifkan pembagian koneksinya. Kedua, orang yang biasanya begitu masuk bilik dia pasang headset terus dia nyanyi kencang banget. Ketiga, biasanya orang yang enggak tahu gimana caranya main internet. Keempat, orang yang suka nonton porno di bilik. Karena sebenarnya jijik aja, kalau misalnya dia onani di dalam bilik. Kalau pas nanti kita beres-beres bilik, terus ada yang lengket-lengket di bilik, kan pelanggan warnet paling menyebalkan pernah kamu temui selama kerja seperti apa? Aku pernah nemu yang pulang cuma buat makan terus balik lagi, main lagi. Dia main game football manager, dan dia pulang cuma buat makan aja. Kalau ngusirnya kita bilang, âmas kita mau tutup.âBenarkah operator bisa ikut nonton konten porno yang dibuka pelanggan warnet? Iya, bahkan ada aliran-alirannya, saya hafal. Ada yang dateng itu selalu buka bokep yang She-Male, cewek tapi punya titit. Terus ada juga yang suka bokep jenisnya swing, yang tukar pasangan. Ada yang sukanya BDSM, itu banyak banget. Saking hafalnya, tiap kali mereka datang saya bisa ingat, "Oh ini si yang sukanya BDSM"; "Oh ini si yang sukanya She Male."Apa betul tinggi-rendahnya bilik warnet dulu jadi faktor penentu popularitas warnet karena banyak pelanggan berpasangan datang karena ingin mesum? Dulu memang karena bilik, jadi orang punya privasi. Semakin lama ketika kecenderungan orang itu sekarang kan bukan lagi kayak dulu nonton video atau sosial media, sekarang jadi kayak games center, di mana komputer saling berhadapan. Orang udah enggak berani lagi seperti dulu. Karena banyak orang udah enggak perlu lagi ke warnet. Warnet terakhir yang saya jaga udah enggak tinggi. Dalam konteks seks yang penis masuk ke vagina sih aku belum pernah lihat di bilik, tapi kalau sekedar pegang-pegang itu operator warnet harus bisa jadi orang IT yang paham semua masalah komputer dan internet? Setidaknya harus ngerti komputer dan nanti bisa dipelajari. Tapi ada beberapa hal juga yang enggak perlu bisa, kayak meng-install ulang program, itu enggak perlu. Karena biasanya di tiap warnet mereka sudah punya teknisi sendiri yang khusus instal ulang. Kalau masalah koneksi itu sih sudah standar. Biasanya sih kalau ada masalah, kita bilang ke kustomer âaku restart dulu yaâ padahal kadang-kadang aku pun enggak nge-restart susah mana buat operator ngurusin bocah-bocah main game atau orang tua gaptek? Lebih ngeselin bocah. Karena kalau bocah itu dikasih pengertian, orangnya enggak mau tahu. Kalau orang tua kan mending karena mereka pasrah merasa enggak tahu apa-apa. Jadi kita mau gimana pun dia bakal nurut. Nah kalau anak kecil tuh sebaliknya, misalnya gamenya macet, mereka bakal ngotot, âkemaren aja bisa kok." Kalau orang tua gaptek ya diam saja, dan dia menyerahkan semuanya ke orang yang lebih "pinta" walaupun kita enggak pintar-pintar amat. Terus kalau anak kecil paling main sebentar, bayar cuma Rp3000 tapi bilik dipakai 5 orang. Kalau orang tua kadang ngasih Pertanyaan Penting adalah kolom VICE Indonesia untuk mengajak pembaca mendalami wawancara bersama sosok yang jarang disorot, padahal sepak terjangnya bikin penasaran. Baca juga wawancara dalam format serupa dengan topik dan narasumber berbeda di tautan berikut10 Pertanyaan yang Selalu Ingin Kamu Sampaikan Pada Polisi Pembakar Narkoba10 Pertanyaan Ingin Kalian Ajukan Pada Pengacara Teroris10 Pertanyaan Penting Untuk Pengusaha Judi Online Tanah Air
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Masih ingat didalam bayanganku, hari itu di bulan April 2009 merupakan hari terakhirku di asrama. Dari ujung gerbang asrama, aku melihat mobil pickup perlahan memasuki lapangan dan menuju asramaku. Yap, papa menyewa pickup dan siap menjemputku untuk keluar dari asrama. Berlinang air mata sepanjang jalan, rasanya cukup sedih karena tidak melanjutkan pendidikan diasrama. Tapi tidak mengapa, hidup terus berlanjut dan aku siap menyambut dan aku siap melanjutkan kehidupan selanjutnya sebagai siswa SMA di rumah, aku menurunkan semua bawaan dari asrama dan memasukkan perlahan ke dalam rumah. Tapi aku baru sadar, terlihat perubahan cukup besar pada rumahku. Ternyata omongan papa mengenai menutup warung sembako adalah hal cukup serius. Setelah menguras habis isi warung sembako itu dengan diskon besar-besaran, warungnya tutup sementara. Setelah itu ternyata dirombak menjadi toko alat tulis, fotocopy dan warnet. Malam itu aku menatap keseluruhan isi warnet. Membuka-buka etalase, melihat produk apa saja yang akan dijual. Ternyata ada alat tulis serta beberapa perlengkapan sekolah seperti dasi, topi, kaos kaki dan peralatan pramuka. Kemudian melihat beberapa PC Personal Computer yang baru saja selesai di install oleh abang sepupuku. Berhubung masih liburan semester genap dan aku masih menunggu pendaftaran SMA, aku mengisi waktu liburku dengan mempelajari PC operator warnet serta mesin fotocopy. Nah, sambil mempelajari PC itu aku mulai membuat akun email, blog, sosial media. Ternyata menyenangkan juga dunia baru di internet ini, aku mulai kesenangan mengeksplore internet, membaca dan menulis. Sebulan kemudian, akupun sudah mulai bersekolah baru disebuah SMA Negeri. Hari-hari di SMA dijalani dengan cukup bagaimana kelanjutan warnet yang sudah mulai berjalan tersebut? Jadi aku kebagian menjaga warnet sepulang sekolah hingga sore hari karena malam aku lanjut mengikuti bimbel serta pada weekend. Sedangkan abangku menjaga warnet dari sore hingga malam hari. Memanfaatkan situasi dan kondisi tersebut, aku mulai membuka peluang membuka jasa pengetikan tugas serta ngeprint dan fotocopy makalah dan modul belajar. Jadi aja sepulang sekolah, sembari menjaga warnet, aku mengerjakan kerjaan yang dibawa dari sekolah. Apalagi saat itu warnet dipasang jaringan IndiHome dari Telkom indonesia yang merupakan Internetnya Indonesia. Sehingga membuat warnet kami menjadi salah satu warnet yang cukup rame sekali fotocopy modul aku bisa mengantongi keuntungan 5 hingga 15 ribu. Ketika tidak ada kerjaan dari sekolah, aku mengisi hari jaga warnet dengan browsing dan ngeblog. Sosial media juga setiap hari kuupdate. Tiap hari online, online, onlineee~. Seiring berjalannya waktu, 3 tahun menjaga warnet, aku mulai memahami kinerja sosial media. Bahkan ternyata sosial media tersebut dapat digunakan untuk mencari uang jajan tambahan hingga hari ini. Tidak terasa, sudah 12 tahun aku menjadi pegiat sosial media dan merasakan manfaat internet. Kalau bukan berawal dari menjadi operator warnet, mungkin kegiatan berinternetku tidak akan seintens ini. Bahkan, internet membawaku menjadi pegiat sosial media yang bisa menghadiri event-event diluar kota bahkan di luar negeri. Aku sama sekali tidak menyesal dan kecewa ketika masa remajaku mesti diisi dengan bekerja sampingan sebagai operator warnet. Namun sayang sekali, dokumentasiku selama jaga warnet musnah karena semuanya di pc yang sudah rusak hahahaaaa. Lihat Worklife Selengkapnya
cara jadi operator warnet